Dewan Ulama Thariqah Indonesia

← Kembali ke Beranda

Profil Singkat

Dewan Ulama Thariqah Indonesia (DUTI) merupakan wadah yang menghimpun para ulama, syekh, dan mursyid thariqah dalam rangka menjaga kemurnian ajaran tasawuf, memperkuat sanad keilmuan, serta membina umat berdasarkan Al-Qur’an dan Sunnah.

Didirikan berdasarkan Akta Nomor 02 tanggal 11 Agustus 2016, DUTI berperan sebagai fasilitator dalam pelaksanaan dakwah thariqah dan penguatan spiritual umat di Indonesia.

Sejarah Berdirinya DUTI

DUTI lahir dari kebutuhan mendesak untuk memperkuat peran thariqah dalam menghadapi krisis spiritual umat Islam di era modern. Di tengah arus globalisasi, terjadi pergeseran nilai yang menjauhkan umat dari dimensi ruhani, sekaligus munculnya pemahaman keagamaan yang ekstrem.

Sebagai respon atas kondisi tersebut, para ulama thariqah mengadakan pertemuan lintas thariqah pada tanggal 16–17 Januari 2016 di Pondok Pesantren Tasawuf Rabbani, Koto Sani, Sumatera Barat, dalam forum Mudzakarah Ulama Thariqah.

Forum ini menjadi titik awal terbentuknya Dewan Ulama Thariqah Indonesia sebagai wadah pemersatu ulama thariqah secara nasional.

Legalitas dan Pengesahan

Peran dan Tujuan

Susunan Pengurus Pusat DUTI

Keputusan Pendiri Perkumpulan Dewan Ulama Thariqah Indonesia (DUTI)

Nomor 01 Tahun 2016

Dewan Mustasyar

  1. Tuangku Syaikh Muhammad Ali Hanafiah Ar Rabbani (Ketua)
  2. Al Habib Rais Ridjaly bin Hasjim bin Thahir AQ
  3. KH. Wahfiuddin Sakam, MA
  4. Prof. Dr. Komaruddin Hidayat, MA
  5. Prof. Dr. (Riset) Ahmad Rahman, M.Ag
  6. Prof. Dr. Muhammad Bambang Pranowo, MA (alm.)
  7. Dr. Hendro Martowardojo, MBA

Struktur Pelaksana

Sekretaris Jenderal
Dr. Zubair, M.Ag

Wakil Sekretaris
Herli Habib bin Jamir

Bendahara
Hendra Saputra, M.Si

Wakil Bendahara
Muslih Abubakar Wumu

Koordinator Bidang

Ketua Sekretariat
Zulkifli Lubis

Kedudukan Organisasi

Pengurus Pusat DUTI berkedudukan di Kota Tangerang Selatan dan memiliki jaringan di berbagai wilayah di Indonesia.